Bean Coffee tidak hanya menghadirkan kopi segar istimewa yang sesuai selera Anda. Namun, juga menghidangkan beragam sajian mulai main course hingga dessert yang wajib Anda cicipi.
Gerai kopi mulai bertebaran di seantero Jakarta pada awal 2000-an. Sejak saat itu, meneguk segelas kopi sambil nongkrong bersama sahabat seakan menjadi gaya hidup bagi warga kota-kota besar. Tidak heran, gerai kopi semakin diminati dan ramai didatangi pengunjung.
Mister Bean Coffee mencoba mengambil peluang di ceruk pasar tersebut. Gerai kopi ini pertama kali dibuka pada 1999, lalu satu tahun berkembang dan menempati lokasi baru di Cilandak Town Square, yang saat itu baru dibangun. Sampai saat ini Mister Bean Coffee terus berkembang dengan tiga outlet yang tersebar di Jakarta.
“Saat ini kami ingin membuka gerai baru, tapi sedang dalam rangka penjajakan lokasinya,” kata Marketing Communication Mister Bean Coffee Lusy Andriani.
Menyinggung nama gerai ini, Lusy mengatakan tidak ada hubungannya dengan tokoh komedi televisi asal Inggris Mr Bean, yang juga sempat populer di Tanah Air. Menurut dia, itu hanya kebetulan belaka. “Mungkin dipilih karena namanya unik,” tandas Lusy.
Sementara soal konsep yang diusung gerai kopi ini, Lusy menyebutkan, pihaknya ingin membuka coffee shop yang lengkap. Tak hanya menjual minuman kopi dan pastry sebagai pelengkap, namun juga menghadirkan makanan berat yang bisa dinikmati pengunjung.
Mister Bean Coffee mengambil target market kalangan pria dewasa usia 25 tahun ke atas. Hal itu disebabkan sebagian besar pengunjung datang untuk kegiatan meeting, melobi, atau sekadar berbincang santai.
“Kalau nyari anak-anak muda ABG nongkrong di sini memang jarang. Lebih banyak kalangan eksekutif muda dan pebisnis. Jadi, suasananya disesuaikan. Yang terpenting kami buat nyaman dan tidak terlalu heboh, sehingga mereka akan merasa tenang untuk melobi para klien,” cetus Lusy.
Karena itu, desain ruangan dibuat minimalis modern. Warna yang diambil lebih soft dan kalem dengan andalan bangku sofa yang tersebar di seantero ruangan. “Banyak yang minta duduk di sofa karena ingin bersantai. Makanya, kami sediakan lebih banyak sofa biar mereka merasa nyaman,” tutur Lusy.
Lusy menambahkan, Mister Bean Coffee di Cilandak Town Square biasanya paling ramai dikunjungi pada Selasa dan Rabu karena terbantu oleh bazar yang diselenggarakan oleh manajemen mal di dua hari tersebut. Sementara itu, saat weekend makin bertambah karena “buangan” pengunjung mal lain yang tutup lebih awal.
“Kami buka sejak jam breakfast pukul delapan pagi. Kebanyakan pengunjung datang dalam satu grup besar, beberapa orang,” ujar Lusy.
Mister Bean Coffee sering dijadikan tempat untuk kegiatan perusahaan, seperti konferensi pers, gathering, ataupun launching produk. Banyak pula yang mengadakan meeting atau birthday party di gerai kopi berkapasitas 100 orang ini.
Sesuai namanya, Mister Bean Coffee mengandalkan minuman kopi. Lusy menceritakan, bahan baku biji kopi yang digunakan di tempatnya diambil dari perkebunan milik sendiri yang berada di bawah manajemen Nutraco Group di Ruteng, Flores. Produk kopi yang dihasilkan dari perusahaan ini berlabel Flores Gourmet Coffee yang banyak didistribusikan serta dijual di hypermarket Giant dan Ranch Market. Kopi Flores sudah lama dikenal sebagai salah satu biji kopi dengan kualitas terbaik.
Mengenai jenisnya, Mister Bean Coffee menghadirkan beragam minuman dari kopi. Untuk hot coffee, yang menjadi favorit adalah mister bean espresso, cappuccino, caffe mocha, dan black coffee, yang disebut regular joe. Untuk jenis latte, Anda dapat memilih rasa yang ditawarkan, ada french vanilla, butterscotch, dan caramel.
Bagi pencinta iced blended, gerai kopi ini menawarkan caramel caramba yang jadi andalan. Campuran espresso steam milk, caramel sauce, vanilla ice cream, dan whipped cream, menjadikan minuman ini sangat istimewa. “Rasa karamelnya tebal dan pekat sekali. Wajib dicoba karena favorit di sini,” kata Lusy.
Selain itu, ada juga mister bean original, yaitu saus dan sirup cokelat dengan granita coffee ditambah chocolate ice cream. Lalu ada java blast (vanilla ice blended dan, cinnamon) the wizard (butterscotch coffee ice blended dengan chocolate/vanilla ice cream), dan vanilla ice.
Mister Bean Coffee juga menyediakan minuman lain, seperti hot chocolate drink, cioconat chillers, tea chillers, fruit smoothies and milkshake, cold cappuccinos and lattes, coffee cocktail, italian soda, imported tea, dan air mineral Equil.
Sumber : okefood
Lihat juga : the cafe, coffee bean, starbucks
Tampilkan postingan dengan label starbacks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label starbacks. Tampilkan semua postingan
Minggu, 03 Oktober 2010
Jumat, 17 September 2010
Sumatra Decaf yang extra bold
Salah satu yang bikin negeri Indonesia kesohor adalah … kopi :). Duh, kirain kejutan. Setelah edisi khusus Kopi Kampung yang 100% asli Sulawesi, Starbucks kembali meluncurkan edisi khusus. Edisi Ulang Tahun. Di covernya tertulis bahwa edisi ini merupakan paduan antara kopi2 Asia Pasifik dan kopi2 Indonesia yang langka. Rada menarik, biarpun pasti nggak semenarik Kopi Kampung.
Tapi, di rumah, kopi2 udah aku tata rapi: Kopi Aceh, Kopi Toraja, Kopi Malang Sidomulyo, Kopi Flores, Kopi Bali. Kayaknya belum perlu cari Edisi Ulang Tahun ini :).
Yang aku perlu dari Starbucks paling Kopi Decaf. Buat nemenin kerja malam, biar tetap segar, tapi abdominal pain tak perlu terjadi. Starbucks biasanya menawarkan dua macam: Sumatra Decaf yang extra bold atau House-Blend Decaf yang medium. Sumatra Decaf lebih menarik dan berkarakter. Pun seandainya aku bukan chauvinist (dan memang aku bukan chauvinist).
Sumber : kopi-indonesia
Lihat juga :
Coffee bean
The cafe
Tapi, di rumah, kopi2 udah aku tata rapi: Kopi Aceh, Kopi Toraja, Kopi Malang Sidomulyo, Kopi Flores, Kopi Bali. Kayaknya belum perlu cari Edisi Ulang Tahun ini :).
Yang aku perlu dari Starbucks paling Kopi Decaf. Buat nemenin kerja malam, biar tetap segar, tapi abdominal pain tak perlu terjadi. Starbucks biasanya menawarkan dua macam: Sumatra Decaf yang extra bold atau House-Blend Decaf yang medium. Sumatra Decaf lebih menarik dan berkarakter. Pun seandainya aku bukan chauvinist (dan memang aku bukan chauvinist).
Sumber : kopi-indonesia
Lihat juga :
Coffee bean
The cafe
Kamis, 16 September 2010
Frappé Coffee
Frappé Coffee adalah minuman dingin yang sangat populer di Yunani, sampai2 disebut sebagai minuman nasional Yunani. Minuman ini pertama kali dipasarkan secara luas oleh Nestlé dan memperoleh sukses besar di negara asalnya. Kraft juga memproduksi produk frappé-nya sendiri di bawah label Jacobs.
Sejarah Singkat
frappe coffeeSeperti banyak minuman khas lainnya frappé coffee juga pertama kali dibuat secara kebetulan. Pada tahun 1957 di Thessaloniki International Trade Fair, Yunani, seorang karyawan Nestlé yang bernama Yannis Dristas ditugaskan untuk memperkenalkan produk baru yang berupa minuman coklat instan yang cara pembuatannya dikocok dengan shaker. Waktu istirahat, Dimitris Vakondios, salah seorang bawahan Yannis, tidak berhasil menemukan air panas untuk membuat kopi instan kesukaannya. Dia memutuskan untuk memakai air dingin dan mengocoknya dengan shaker yang kebetulan ada di sana. Itulah frappé coffee yang pertama.
Dalam beberapa wawancara Vakondios menyatakan bahwa sampai sekarang pun dia masih bingung kenapa minuman salah bikin itu bisa demikian populer di Yunani. :-)
Istilah-Istilah
Frappé Coffee dibagi menjadi 3 berdasarkan tingkat kemanisannya:
* frappé glykós, perbandingan gula : kopi = 2 : 1
* frappé métrios, perbandingan gula : kopi = 1 : 1
* frappé skétos, tanpa gula
Frappé coffee juga bisa disajikan dengan susu (a frappé me gala / frappógalo) atau tanpa susu (a frappé horis gala).
Sumber : kopitips
Lihat juga :
The cafe
Starbucks
Coffee bean
Sejarah Singkat
frappe coffeeSeperti banyak minuman khas lainnya frappé coffee juga pertama kali dibuat secara kebetulan. Pada tahun 1957 di Thessaloniki International Trade Fair, Yunani, seorang karyawan Nestlé yang bernama Yannis Dristas ditugaskan untuk memperkenalkan produk baru yang berupa minuman coklat instan yang cara pembuatannya dikocok dengan shaker. Waktu istirahat, Dimitris Vakondios, salah seorang bawahan Yannis, tidak berhasil menemukan air panas untuk membuat kopi instan kesukaannya. Dia memutuskan untuk memakai air dingin dan mengocoknya dengan shaker yang kebetulan ada di sana. Itulah frappé coffee yang pertama.
Dalam beberapa wawancara Vakondios menyatakan bahwa sampai sekarang pun dia masih bingung kenapa minuman salah bikin itu bisa demikian populer di Yunani. :-)
Istilah-Istilah
Frappé Coffee dibagi menjadi 3 berdasarkan tingkat kemanisannya:
* frappé glykós, perbandingan gula : kopi = 2 : 1
* frappé métrios, perbandingan gula : kopi = 1 : 1
* frappé skétos, tanpa gula
Frappé coffee juga bisa disajikan dengan susu (a frappé me gala / frappógalo) atau tanpa susu (a frappé horis gala).
Sumber : kopitips
Lihat juga :
The cafe
Starbucks
Coffee bean
Langganan:
Postingan (Atom)
