Ternyata Popcorn tidak hanya bisa dinikmati saat senggang menonton di bioskop, karena Popcorn terbukti memiliki beberapa khasiat lainnya yang sangat berguna untuk kesehatan. Berdasarkan sebuah penelitian, ternyata Popcorn memiliki kemampuan untuk membantu mencegahnya terjadinya penyakit kanker. Para ilmuwan juga menyebutkan Popcorn ini mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Hal tersebut bisa terjadi karena Popcorn memiliki kandungan antioksidan yang disebut dengan Polyphenol.
Selasa, 12 April 2011
Popocorn
Sajian di dalam bioskop sudah pasti minuman dan berondong jagung atau yang istilah kerennya sering kita sebut dengan Popcorn. Namanya yang unik ini konon berasal dari cara pembuatannya yang menimbulkan bunyi letupan “pop, pop, pop!” ketika di dalam oven. Bijian jagung dipanggang di dalam kernel (sebutan untuk oven bagi masyarakat Amerika pada jaman dahulu) lalu meletup dan mengembang ketika suhu panas sehingga terciptalah Popcorn seperti yang saat ini kita kenal.
Ternyata Popcorn tidak hanya bisa dinikmati saat senggang menonton di bioskop, karena Popcorn terbukti memiliki beberapa khasiat lainnya yang sangat berguna untuk kesehatan. Berdasarkan sebuah penelitian, ternyata Popcorn memiliki kemampuan untuk membantu mencegahnya terjadinya penyakit kanker. Para ilmuwan juga menyebutkan Popcorn ini mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Hal tersebut bisa terjadi karena Popcorn memiliki kandungan antioksidan yang disebut dengan Polyphenol.
Kandungan Polyphenol yang juga terdapat di dalam jenis buah-buahan dan sayuran memang sangat membantu untuk mengurangi resiko penyakit jantung, kanker dan penyakit berat lainnya. Salah satu peneliti dari University of Scranton, Pennsylvania, Dr. Vinson, menyarankan agar Popcorn lebih sering lagi dijadikan sebagai makanan untuk bersantap pagi atau dijadikan sebagai salah satu varian sereal. Hal ini semakin berkembang dan semkain sering OpenRicers temukan jenis sereal atau santapan ringan dengan bahan dasar jagung atau Popcorn.
Ternyata Popcorn tidak hanya bisa dinikmati saat senggang menonton di bioskop, karena Popcorn terbukti memiliki beberapa khasiat lainnya yang sangat berguna untuk kesehatan. Berdasarkan sebuah penelitian, ternyata Popcorn memiliki kemampuan untuk membantu mencegahnya terjadinya penyakit kanker. Para ilmuwan juga menyebutkan Popcorn ini mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Hal tersebut bisa terjadi karena Popcorn memiliki kandungan antioksidan yang disebut dengan Polyphenol.
produk lokal bandung
Tentu sudah tidak asing bila mendengar kabar kerabat bertambah gemuk ketika pindah tinggal ke kota Bandung. Hal ini tidak mengherankan karena wisata kuliner Bandung yang istimewa dan memang terkenal lezat dengan begitu banyak pilihan. Tidak hanya wisata kulinernya yang banyak diburu, cemilan di kota Bandung pun memiliki banyak penggemar. Beberapa di antaranya akan dijabarkan dalam artikel kali ini.
Selai Cho-Pin, selai kalengan ini berisi selai coklat kacang standar yang di dalamnya berisi adonan kacang dan coklat berdampingan. Rasanya sangat lezat, tidak terlalu manis dan tidak terlalu hambar. Cho-Pin sama sekali tidak kalah dengan merk-merk internasional yang biasa nongkrong di supermarket. Dan yang paling penting harganya murah banget dibanding merk lain di pasaran.
Selai Cho-Pin, selai kalengan ini berisi selai coklat kacang standar yang di dalamnya berisi adonan kacang dan coklat berdampingan. Rasanya sangat lezat, tidak terlalu manis dan tidak terlalu hambar. Cho-Pin sama sekali tidak kalah dengan merk-merk internasional yang biasa nongkrong di supermarket. Dan yang paling penting harganya murah banget dibanding merk lain di pasaran.
Senin, 11 April 2011
bebek goreng surabaya
Setiap kota memiliki pesona kulinernya masing-masing, begitu juga dengan kota pahlawan, Surabaya. Daya tarik dari kota ini sangat banyak, bila ditelaah dari aspek kulinernya, salah satu hidangan yang tidak bisa dilewatkan adalah segala sajian yang terbuat dari daging bebek. Cukup banyak jenis sajian daging bebek yang diolah dengan beragam cara, salah satunya tidak lain dan tidak bukan adalah bebek goreng. Sajian bebek lainnya adalah bebek papin dan juga bebek bakar.
Bebek goreng di Surabaya terkenal dengan sebutan singkatnya, bekgor. Begitu populernya sajian bebek goreng ini, hingga tidak sulit untuk mencari kedai atau rumah makan yang menyediakan bebek goreng. Bebek goreng kerapkali dijadikan santapan ketika menjelang malam. Maka tidak heran bila menjelang sore, berbagai kedai bebek goreng pun bertebaran di sepanjang jalan Surabaya. Masing-masing kedai menawarkan rasa dan variasi bebek goreng yang berbeda.
Bebek papin, mungkin merasa aneh mendengar namanya dan bertanya-tanya darimana asalnya. Bebek papin adalah bebek olahan ala Madura, yang berasal dari singkatan Pasar Pecindilan. Bebek papin dimasak bumbu kuning dengan racikan ala Madura yang disebut bumbu jawara alias Jawa Madura. Secara kualitas dagingnya, bebek papin teksturnya sangat empuk. Jadi tidak akan menemukan daging bebek yang alot selama berada di Surabaya. Cara penyajiannya juga tergolong khas. Bebek disajikan dengan nasi putih dengan lalapan timun, daun kemangi, kol, dan tidak ketinggalan sambal. Uniknya, sebuah cawan kecil berisi kaldu rebusan bebek yang biasanya menyiramkan di atas nasi sehingga berpadu dengan nikmat.
Bebek goreng di Surabaya terkenal dengan sebutan singkatnya, bekgor. Begitu populernya sajian bebek goreng ini, hingga tidak sulit untuk mencari kedai atau rumah makan yang menyediakan bebek goreng. Bebek goreng kerapkali dijadikan santapan ketika menjelang malam. Maka tidak heran bila menjelang sore, berbagai kedai bebek goreng pun bertebaran di sepanjang jalan Surabaya. Masing-masing kedai menawarkan rasa dan variasi bebek goreng yang berbeda.
Bebek papin, mungkin merasa aneh mendengar namanya dan bertanya-tanya darimana asalnya. Bebek papin adalah bebek olahan ala Madura, yang berasal dari singkatan Pasar Pecindilan. Bebek papin dimasak bumbu kuning dengan racikan ala Madura yang disebut bumbu jawara alias Jawa Madura. Secara kualitas dagingnya, bebek papin teksturnya sangat empuk. Jadi tidak akan menemukan daging bebek yang alot selama berada di Surabaya. Cara penyajiannya juga tergolong khas. Bebek disajikan dengan nasi putih dengan lalapan timun, daun kemangi, kol, dan tidak ketinggalan sambal. Uniknya, sebuah cawan kecil berisi kaldu rebusan bebek yang biasanya menyiramkan di atas nasi sehingga berpadu dengan nikmat.
Kopi Luwak
Tidak jarang kita dengar jenis kopi ini, Kopi Luwak. Kopi Luwak menjadi terkenal tidak hanya karena rasanya yang memang lebih nikmat, tetapi juga karena asal usulnya yang unik. Kopi Luwak merupakan hasil dari seduhan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak. Luwak adalah musang, jadi biji kopi ini dihasilkan akibat proses pencernaan yang telah dimakan oleh musang luwak. Kopi Luwak telah dikenal di kawasan Asia Tenggara bahkan ketenarannya berhasil menembus angka 100USD per 450 gram.
Berdasarkan proses ilmiah, luwak atau musang ini memilih biji kopi dengan tingkat kematangan yang optimal dilihat dari rasa dan aromanya. Musang memakannya dengan cara mengupas kulit luarnya kemudian menelan bijinya. Biji kopi yang terbungkus kulit luarnya (kulit tanduk/parchment) tidak akan hancur di dalam pencernaan luwak. Hal ini dikarenakan proses pencernaan luwak yang cukup sederhana sehingga biji kopi kemudian keluar bersama dengan feses secara utuh, masih terbungkus dengan kulit tanduk.
Keuntungan dari kopi luwak adalah kadar kafeinnya yang tergolong sangat rendah, hanya sekitar 0,5 sampai dengan 1 persen. Proses fermentasi di dalam tubuh musang itulah yang menciptakan pengurangan kadar kafein kopi luwak. Khasiat kopi luwak bagi kesehatan adalah juga bisa meningkatkan stamina tubuh dan baik untuk mencegah penyakit diabetes. Kandungan protein dalam kopi luwak ternyata lebih rendah dibanding jenis kopi lainnya, tetapi memiliki kadar lemak lebih tinggi. Kandungan protein yang lebih rendah ini menyebabkan rasa kopi luwak tidak terlalu pahit bila dibanding dengan jenis kopi lainnya.
Bila ditelaah dari aromanya, kopi luwak akan menguarkan aroma yang berbeda bila diseduh. Aromanya lebih kuat dan kentara dibanding kopi hitam maupun kopi tubruk. Kopi luwak sangat dicari dan menjadi salah satu komoditi yang paling populer di belahan negara lain, sebut saja misalnya Jerman dan Amerika. Namun sayangnya, populasi musang luwak terancam punah karena dagingnya sering kali diambil untuk dijadikan obat.
Berdasarkan proses ilmiah, luwak atau musang ini memilih biji kopi dengan tingkat kematangan yang optimal dilihat dari rasa dan aromanya. Musang memakannya dengan cara mengupas kulit luarnya kemudian menelan bijinya. Biji kopi yang terbungkus kulit luarnya (kulit tanduk/parchment) tidak akan hancur di dalam pencernaan luwak. Hal ini dikarenakan proses pencernaan luwak yang cukup sederhana sehingga biji kopi kemudian keluar bersama dengan feses secara utuh, masih terbungkus dengan kulit tanduk.
Keuntungan dari kopi luwak adalah kadar kafeinnya yang tergolong sangat rendah, hanya sekitar 0,5 sampai dengan 1 persen. Proses fermentasi di dalam tubuh musang itulah yang menciptakan pengurangan kadar kafein kopi luwak. Khasiat kopi luwak bagi kesehatan adalah juga bisa meningkatkan stamina tubuh dan baik untuk mencegah penyakit diabetes. Kandungan protein dalam kopi luwak ternyata lebih rendah dibanding jenis kopi lainnya, tetapi memiliki kadar lemak lebih tinggi. Kandungan protein yang lebih rendah ini menyebabkan rasa kopi luwak tidak terlalu pahit bila dibanding dengan jenis kopi lainnya.
Bila ditelaah dari aromanya, kopi luwak akan menguarkan aroma yang berbeda bila diseduh. Aromanya lebih kuat dan kentara dibanding kopi hitam maupun kopi tubruk. Kopi luwak sangat dicari dan menjadi salah satu komoditi yang paling populer di belahan negara lain, sebut saja misalnya Jerman dan Amerika. Namun sayangnya, populasi musang luwak terancam punah karena dagingnya sering kali diambil untuk dijadikan obat.
Kamis, 07 April 2011
lontong balap surabaya
Lontong Balap, namanya terasa unik dan menarik. Ternyata, lontong balap merupakan makanan khas Indonesia, ciri khas dari kota Surabaya di Jawa Timur. Lontong balap terdiri dari lontong, tahu goreng, tauge, lentho, bawang goreng, kecap dan juga sambal. Namun, lontong balap biasanya penuh dan didominasi oleh tauge. Masyarakat Surabaya tentu sudah familiar dengan menu makanan istimewa mereka yang satu ini. Bila hendak bertandang kota pahlawan ini, lontong balap tidak boleh sampai terlewatkan.
Mengulas sejarah nama lontong balap yang kerapkali dipertanyakan banyak orang, ternyata sebagian masyarakat percaya bahwa nama lontong balap berasal dari sebuah sejarah di Surabaya. Berdasarkan cerita, dahulu lontong balap dijual dalam gentong besar dan berat yang dipikul ke seluruh penjuru kota. Namun, gentong yang berat ini menyebabkan para penjual lontong balap ini bergegas dan berjalan sambil memikul dengan cepat sehingga meninggalkan kesan berpacu dan balap-balapan. Sekarang, lontong balap lebih sering ditemui dalam kereta dorong, namun demikian nama lontong balap tetap dikenal dan tidak berubah.
Bila merasa asing dengan sebutan lentho, lentho semacam perkedel, tapi diracik dari singkong dan kacang tolo. Sajian lontong dan lentho kemudian disiram dengan kuah gurih yang berlimpah bawang goreng dan tauge. Lontong balap yang paling populer di Surabaya adalah lontong balap Pak Gendut. kalo berada di Surabaya mungkin tidak merasa asing dengan lontong balap Pak Gendut.
Mengulas sejarah nama lontong balap yang kerapkali dipertanyakan banyak orang, ternyata sebagian masyarakat percaya bahwa nama lontong balap berasal dari sebuah sejarah di Surabaya. Berdasarkan cerita, dahulu lontong balap dijual dalam gentong besar dan berat yang dipikul ke seluruh penjuru kota. Namun, gentong yang berat ini menyebabkan para penjual lontong balap ini bergegas dan berjalan sambil memikul dengan cepat sehingga meninggalkan kesan berpacu dan balap-balapan. Sekarang, lontong balap lebih sering ditemui dalam kereta dorong, namun demikian nama lontong balap tetap dikenal dan tidak berubah.
Bila merasa asing dengan sebutan lentho, lentho semacam perkedel, tapi diracik dari singkong dan kacang tolo. Sajian lontong dan lentho kemudian disiram dengan kuah gurih yang berlimpah bawang goreng dan tauge. Lontong balap yang paling populer di Surabaya adalah lontong balap Pak Gendut. kalo berada di Surabaya mungkin tidak merasa asing dengan lontong balap Pak Gendut.
Rabu, 06 April 2011
kelezatan nasi bali
Nasi tidak hanya menjadi makanan utama masyarakat Indonesia, selain karena beras memang merupakan salah satu komoditi perdagangan utama Indonesia, nyatanya masyarakat kita tidak dapat melewati harinya bila belum menyantap nasi. Para pedagang kuliner secara kreatif mengaplikasikan varian dan cara baru dalam mengolah nasi agar tidak menjadi monoton dan laku dijual di pasaran. Salah satunya yang mungkin bisa temukan di Bali adalah Nasi Jinggo. Nasi Jinggo mungkin bisa ditemui di kota-kota besar lainnya seperti Jakarta namun dengan nama yang berbeda.
Nasi Jinggo bila di kota lain bisa kita temukan mungkin dengan sebutan Nasi Kucing, Nasi Pincuk atau lainnya. Bagi masyarakat Bali, sebutan yang paling terkenal adalah Nasi Jinggo. Secara garis besarnya, Nasi Jinggo merupakan nasi bungkusan dalam porsi yang kecil terdiri dari nasi campur dan lauk pauknya seperti; mie goreng, daging ayam suwir, sayur urap, tempe orek atau bisa juga ditemukan serundeng, dan tidak ketinggalan juga sambal pedasnya yang khas. Semua nasi beserta isinya ini kemudian dibungkus dalam daun pisang.
Porsinya yang kecil bisa dijadikan sebagai salah satu kelebihan dari Nasi Jinggo ini karena orang menjadi tidak cukup bila hanya memakan 1 bungkus. Kebanyakan orang bisa menyantap Nasi Jinggo sebanyak 2 hingga 3 bungkus. Harganya yang sangat ramah dengan kantong juga nilai lebih Nasi Jinggo, karena hanya berkisar sekitar 2.500 IDR hingga 3.000 IDR.
Popularitas Nasi Jinggo ini akhirnya dilirik oleh para pedagang sehingga mereka pun kini mulai memasarkan Nasi Jinggo di dalam mall dengan varian harga yang tentunya sedikit lebih tinggi dari yang dijual di pasaran. Namun tidak perlu khawatir terjadi persaingan, karena Nasi Jinggo yang dijual di dalam mall merupakan kreasi yang disesuaikan dengan selera warga asing agar mereka juga bisa ikut menyantap nasi khas olahan Bali ini. Tetap tidak meninggalkan ciri khasnya, Nasi Jinggo akan bertahan baik itu dijual di dalam mall ataupun dijual di pasar dan tenda makan terbuka.
Nasi Jinggo bila di kota lain bisa kita temukan mungkin dengan sebutan Nasi Kucing, Nasi Pincuk atau lainnya. Bagi masyarakat Bali, sebutan yang paling terkenal adalah Nasi Jinggo. Secara garis besarnya, Nasi Jinggo merupakan nasi bungkusan dalam porsi yang kecil terdiri dari nasi campur dan lauk pauknya seperti; mie goreng, daging ayam suwir, sayur urap, tempe orek atau bisa juga ditemukan serundeng, dan tidak ketinggalan juga sambal pedasnya yang khas. Semua nasi beserta isinya ini kemudian dibungkus dalam daun pisang.
Porsinya yang kecil bisa dijadikan sebagai salah satu kelebihan dari Nasi Jinggo ini karena orang menjadi tidak cukup bila hanya memakan 1 bungkus. Kebanyakan orang bisa menyantap Nasi Jinggo sebanyak 2 hingga 3 bungkus. Harganya yang sangat ramah dengan kantong juga nilai lebih Nasi Jinggo, karena hanya berkisar sekitar 2.500 IDR hingga 3.000 IDR.
Popularitas Nasi Jinggo ini akhirnya dilirik oleh para pedagang sehingga mereka pun kini mulai memasarkan Nasi Jinggo di dalam mall dengan varian harga yang tentunya sedikit lebih tinggi dari yang dijual di pasaran. Namun tidak perlu khawatir terjadi persaingan, karena Nasi Jinggo yang dijual di dalam mall merupakan kreasi yang disesuaikan dengan selera warga asing agar mereka juga bisa ikut menyantap nasi khas olahan Bali ini. Tetap tidak meninggalkan ciri khasnya, Nasi Jinggo akan bertahan baik itu dijual di dalam mall ataupun dijual di pasar dan tenda makan terbuka.
Selasa, 05 April 2011
colenak
Brownies, molen, klapper tart mungkin adalah sebagian besar cemilan khas kota Bandung yang OpenRicers kenal. Namun, di balik semua nama tersebut, jauh sebelum mereka dikenal, masih ada satu cemilan pelopor yang sangat digemari di Bandung. Hingga kini pun, cemilan yang satu ini masih tetap menjadi kegemaran banyak orang. Colenak, demikian ia biasa disebut.
Cemilan yang satu ini terbuat dari bahan dasar tape singkong yang dibakar kemudian dibaluri saus gula aren cair serta kelapa parut. Walaupun bahan dasarnya sangat sederhana, kelezatan colenak tidak bisa dibandingkan dengan jenis cemilan lainnya. Bayangkan ketika kombinasi tape singkong ini dicolekkan ke dalam saus gula dan kelapa parut. Rasa yang tercipta mampu memanjakan lidah. Tidak heran bila kemudian nama Colenak dikenal dan sangat familiar, karena berasal dari Bahasa Sunda yaitu dari singkatan dicocol enak.
Kini, melihat banyaknya minat pecinta cemilan manis khas Bandung, Colenak mulai mewabah dalam restoran dan hotel-hotel besar dengan beragam kreatifitas dan varian rasa. Namun, rasa asli yang memang menjadi daya tarik Colenak sejak dahulu kala tetap dapat ditemukan di tempat sederhana lainnya di sekitar kota Bandung.
Kesederhanaan Colenak dalam balutan daun pisang meninggalkan kesan yang lebih mendalam bagi penikmat cemilan kota Bandung. Aroma daun pisang yang berpadu dengan gula aren serta kelapa parut menjadi alasan utama banyaknya masyarakat mencari Colenak hingga ke kota Bandung.
Cemilan yang satu ini terbuat dari bahan dasar tape singkong yang dibakar kemudian dibaluri saus gula aren cair serta kelapa parut. Walaupun bahan dasarnya sangat sederhana, kelezatan colenak tidak bisa dibandingkan dengan jenis cemilan lainnya. Bayangkan ketika kombinasi tape singkong ini dicolekkan ke dalam saus gula dan kelapa parut. Rasa yang tercipta mampu memanjakan lidah. Tidak heran bila kemudian nama Colenak dikenal dan sangat familiar, karena berasal dari Bahasa Sunda yaitu dari singkatan dicocol enak.
Kini, melihat banyaknya minat pecinta cemilan manis khas Bandung, Colenak mulai mewabah dalam restoran dan hotel-hotel besar dengan beragam kreatifitas dan varian rasa. Namun, rasa asli yang memang menjadi daya tarik Colenak sejak dahulu kala tetap dapat ditemukan di tempat sederhana lainnya di sekitar kota Bandung.
Kesederhanaan Colenak dalam balutan daun pisang meninggalkan kesan yang lebih mendalam bagi penikmat cemilan kota Bandung. Aroma daun pisang yang berpadu dengan gula aren serta kelapa parut menjadi alasan utama banyaknya masyarakat mencari Colenak hingga ke kota Bandung.
Langganan:
Postingan (Atom)